JAMBI – Kebakaran melanda kompleks Asrama Polda Jambi yang berada di Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, pada Kamis (30/07/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya delapan rumah bedeng dan sempat mengundang perhatian warga sekitar karena kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari lokasi kejadian.
Kebakaran terjadi di kawasan asrama yang berada di belakang Markas Polda Jambi, tepatnya di wilayah Kelurahan Tambak Sari. Lokasi yang berada tidak jauh dari jalan lintas membuat peristiwa tersebut dengan cepat menjadi perhatian masyarakat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 02.04 WIB melalui layanan darurat 112 dan operator pemadam kebakaran.
”Saat kami tiba di lokasi, kobaran api sudah membesar akibat tiupan angin yang cukup kencang,” ujar Mustari.
Untuk memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi mengerahkan 13 unit armada. Pengerahan dilakukan karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang padat penduduk.
Meski api menghanguskan sejumlah rumah di kompleks asrama, Mustari memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Api dapat ditangani,” katanya.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah bangunan yang terdampak. Berdasarkan data sementara, sekitar delapan rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Mustari juga menjelaskan, kepulan asap hitam pekat yang terlihat saat kebakaran mengindikasikan adanya material tertentu yang ikut terbakar.
”Asap hitam pekat biasanya mengindikasikan kebakaran kelas B. Material yang terbakar bisa berupa BBM, plastik, karet ataupun kasur. Di lokasi ini salah satu yang terbakar adalah kasur sehingga menghasilkan asap hitam yang sangat pekat,” jelasnya.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Di lokasi yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol. Jimmy Christian, membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan,”ada delapan rumah yang terdampak. Saat kejadian para anggota yang menempati asrama sedang bertugas,” ujarnya.
Saat ini, aparat kepolisian bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, sekaligus mendata kerugian material yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
(ROBY HABLY)













