Example 728x250
BeritaJambiTNI

‎TIM GABUNGAN TNI DAN BPBD SIAGA ANTISIPASI KARHUTLA DI BATANGHARI

4
×

‎TIM GABUNGAN TNI DAN BPBD SIAGA ANTISIPASI KARHUTLA DI BATANGHARI

Sebarkan artikel ini

Batanghari – Tim gabungan bersama TNI dari perwakilan Koramil dan Kodim 0415 Jambi wilayah Kabupaten Batanghari terus bersiaga di Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai langkah antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

‎Posko tersebut berada di Arena MTQ, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi. Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk memastikan apabila terjadi titik api, petugas dapat segera melakukan penanganan dan pemadaman.

‎Pantauan di lokasi pada Senin (07/09/2026), sejumlah personel dari tim gabungan terlihat standby di posko.

‎Pabung Kodim 0415 Jambi, Mayor Inf Widianto, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat sinergi bersama BPBD, khususnya dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Kabupaten Batanghari.

‎“Untuk wilayah Kabupaten Batanghari, kami selalu bersinergi bersama, khususnya dengan BPBD. Tim yang berada di posko tetap melakukan siaga untuk melakukan pemadaman apabila terjadi titik api, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Widi.

‎Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan di wilayah Muara Bulian. Sejumlah posko juga telah disiapkan dan tersebar di berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Batanghari.

‎Hal tersebut dilakukan karena tidak seluruh wilayah memiliki tingkat kerawanan karhutla yang sama. Posko di wilayah Muara Bulian juga berfungsi sebagai salah satu titik penguatan untuk membantu wilayah lain yang dinilai memiliki potensi terjadinya karhutla.

‎Selain personel gabungan, dukungan peralatan juga terus diperkuat. Pada hari ini terdapat bantuan berupa kendaraan tangki air beserta personel yang mengoperasikannya untuk mendukung proses pemadaman apabila terjadi kebakaran.

‎“Kami juga mendapatkan bantuan mobil tangki air, termasuk sekitar 15 personel yang mengawaki mobil tangki tersebut. Ini tentunya untuk memperkuat upaya pemadaman api,” jelasnya.

‎Selain melakukan kesiapsiagaan, tim gabungan juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

‎Imbauan tersebut dilakukan mulai dari tingkat kecamatan hingga pedesaan dengan melibatkan Danramil, camat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Petugas turun langsung ke tengah masyarakat dengan menggunakan pengeras suara untuk mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya karhutla.

‎“Dari tingkat kecamatan sampai pedesaan, kami terus memberikan imbauan kepada masyarakat. Kami bersinergi bersama Danramil, camat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk turun langsung menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat,” pungkas Widi.

‎Kesiapsiagaan tim gabungan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons apabila ditemukan titik api sekaligus meningkatkan upaya pencegahan karhutla di seluruh wilayah Kabupaten Batanghari.


‎(ROBY HABLY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *