Merangin – Menindak lanjuti keluhan masyarakat terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Polda Jambi bersama Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar razia gabungan di kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Merangin pada Kamis, 06 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Unit III Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi bersama Polres Merangin, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, serta Tim Terpadu Penanganan Pertambangan Rakyat Kabupaten Merangin. Titik kumpul kegiatan dipusatkan di halaman Rumah Dinas Bupati Merangin sebelum seluruh personel bergerak menuju kawasan UGGp.
Apel kesiapan dipimpin langsung oleh Bupati Merangin H. Muhammad Syukur, S.H., M.H., didampingi Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H. Turut hadir General Manager UGGp Kabupaten Merangin Dr. Agus Zainudin, S.Sos., M.Hum., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syafrani, Kanit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi AKP Syahril Haryono, S.H., Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan, S.Sos., S.H., Kasat Reskrim AKP Eka Putra Yuliesman Koto, S.H., M.H., Kasat Samapta IPTU Rusdianto, Kapolsek Sungai Manau IPTU Hari Septriya, S.H., Kanit II Satintelkam IPDA J.P. Lubis, S.H., beserta personel gabungan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Merangin H. Muhammad Syukur menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Merangin terhadap upaya penertiban aktivitas PETI di kawasan UNESCO Global Geopark.
«”Pemerintah Kabupaten Merangin mendukung penuh pelaksanaan penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Diharapkan tidak ada lagi aktivitas pertambangan ilegal di kawasan UNESCO Global Geopark. Seluruh kawasan harus steril dan tidak ada lagi akses menuju lokasi pertambangan. Tujuan utama kegiatan ini adalah menyelamatkan kelestarian lingkungan serta menjaga kawasan Geopark,” tegas Bupati.»
Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan keselamatan selama bertugas, mengingat medan operasi memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi dan keterbatasan jaringan komunikasi.
”Kami mengimbau seluruh personel untuk tetap menjaga komunikasi, koordinasi, serta tidak bergerak sendiri-sendiri agar pelaksanaan tugas berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur,” ujarnya.
Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan menjelaskan bahwa seluruh tim melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga masih menjadi lokasi aktivitas pertambangan rakyat ilegal. Penyisiran dilakukan untuk menertibkan sekaligus mensterilkan kawasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam patroli tersebut, tim gabungan menemukan empat rakit yang diduga digunakan sebagai sarana penambangan emas menggunakan mesin sedot (kompresor) di kawasan Muara Karing. Saat ditemukan, tidak ada pekerja di lokasi.
Selanjutnya, tim yang dipimpin Kabag Ops bersama personel Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi yang dipimpin AKP Syahril Haryono, Satreskrim Polres Merangin yang dipimpin AKP Eka Putra Yuliesman Koto, personel Polsek Sungai Manau, serta pihak UGGp mengamankan seluruh barang bukti untuk dibawa ke Polres Merangin.
Dari hasil operasi, petugas tidak menemukan aktivitas penambangan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Namun, ditemukan bekas aktivitas penambangan menggunakan rakit-rakit kecil.
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain tiga unit mesin kompresor, dua unit mesin genset, dua buah dulang, enam lembar karpet, empat selang berwarna biru, empat selang air, serta delapan utas tali.
Selain melakukan penertiban, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat maupun mendukung aktivitas pertambangan emas tanpa izin dalam bentuk apa pun. Tim turut menyosialisasikan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk ancaman pidana bagi pelaku, penyedia peralatan, maupun pihak yang memfasilitasi kegiatan pertambangan ilegal.
Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mendukung langkah pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan kawasan UNESCO Global Geopark Merangin dari aktivitas pertambangan ilegal.
(Roby)
Razia Gabungan Polda Jambi dan Pemkab Merangin Tertibkan Aktivitas PETI di Kawasan UNESCO Global Geopark













