Tebo – Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan. Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, turun langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Dusun Darussalam, RT 02, Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.
Kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (08/09/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kobaran api dengan cepat melahap satu unit rumah milik Winda Sari (26) hingga nyaris tidak menyisakan apa pun.
Selain menghanguskan rumah Winda Sari, api juga merembet ke rumah yang berada di sebelahnya milik Iswan (31). Bagian dinding samping rumah yang terbuat dari material kayu ikut terbakar. Beruntung, api tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan, dari rumah Winda Sari, hanya pakaian yang dikenakan yang berhasil diselamatkan, sementara harta benda lainnya tidak dapat diselamatkan dari kobaran api.
Salah seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi, Ali Amran, menceritakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab munculnya api. Saat kejadian, ia sedang berada di dalam rumah dalam kondisi kurang sehat.
“Saya sedang berada di dalam rumah, kondisi sedang demam. Kemudian saya mencium bau terbakar. Setelah keluar rumah, saya melihat api sudah membesar di dalam rumah. Saya spontan berteriak dan meminta bantuan kepada tetangga,” ungkapnya.
Ali juga mengaku api sempat berpotensi menjalar ke rumahnya melalui aliran listrik. Untuk mencegah api semakin meluas, ia kemudian berinisiatif memutus kabel listrik.
“Api sempat mau menjalar ke rumah saya melalui arus listrik. Saya langsung memotong kabel amper,” ujarnya.
Tidak lama setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran (Damkar) datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lainnya. Petugas dari PLN ULP Muara Tebo juga turut membantu penanganan di lokasi.
Pasca kejadian, Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi korban sekaligus memberikan bantuan dan dukungan moril.
Nazar Efendi menyampaikan semangat kepada korban agar tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, menurutnya, menjadi bentuk kepedulian dan upaya untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan.
Pemkab Tebo melalui Pemerintah Desa Sungai Alai juga bergerak cepat membantu mengurus berbagai kebutuhan korban, termasuk dokumen kependudukan yang ikut terbakar.
Bagi korban yang kehilangan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tebo langsung hadir dan membantu menerbitkan kembali dokumen kependudukan yang diperlukan.
Sementara untuk buku nikah yang turut terbakar, Wakil Bupati Tebo meminta kepada Kepala Desa Sungai Alai agar segera berkoordinasi dengan pihak Kementerian Agama sehingga proses penerbitan kembali dokumen tersebut dapat segera dilakukan.
Dalam kunjungan tersebut, bantuan juga disalurkan melalui sejumlah unsur pemerintah dan lembaga terkait, di antaranya Dinas Sosial Kabupaten Tebo, BPBD Kabupaten Tebo, Dinas Dukcapil, serta Baznas Kabupaten Tebo.
Khusus bantuan dari Baznas, korban yang rumahnya hangus terbakar menerima bantuan uang tunai sebesar Rp2 juta. Sementara warga yang rumahnya terdampak dan mengalami kerusakan akibat rembetan api mendapatkan bantuan sebesar Rp.1 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang sedang menghadapi dampak musibah.
Pemkab Tebo memastikan penanganan terhadap korban terus dilakukan, terutama berkaitan dengan kebutuhan dasar dan dokumen penting yang hilang akibat kebakaran.
Musibah tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik dan kondisi bangunan yang mudah terbakar.
(Tim)













