Example 728x250
BeritaJambiKejaksaan

Kajati Jambi Bantu Dua Siswa Kurang Mampu, Lunasi Tunggakan Sekolah dan Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi

5
×

Kajati Jambi Bantu Dua Siswa Kurang Mampu, Lunasi Tunggakan Sekolah dan Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi

Sebarkan artikel ini

Jambi – Dalam momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Sugeng Hariadi menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan membantu melunasi tunggakan biaya sekolah serta biaya pengambilan ijazah dua siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hikmah yang terkendala persoalan ekonomi.

Aksi sosial tersebut dilakukan langsung oleh Kajati Jambi Sugeng Hariadi saat mengunjungi MI Nurul Hikmah pada Selasa (30/06/2026).

Bantuan yang diberikan bersumber dari dana pribadi sebagai bentuk kepedulian untuk memastikan kedua siswa tetap memperoleh hak pendidikan tanpa terhambat masalah biaya.

Kajati Sugeng Hariadi mengungkapkan keprihatinannya setelah mengetahui adanya siswa yang belum dapat mengambil ijazah dan menyelesaikan administrasi sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

“Saya sangat tersentuh dengan kondisi dua siswa tersebut. Saya ingin membantu agar mereka tetap memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik, karena pendidikan merupakan hak setiap anak,” ujar Sugeng.

Sebelum memberikan bantuan, Kajati Jambi terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Setelah mendapatkan penjelasan dari kepala sekolah terkait tunggakan administrasi kedua siswa, Sugeng Hariadi memutuskan untuk melunasi seluruh biaya tersebut secara pribadi.

Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian agar anak-anak tidak kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan hanya karena kendala ekonomi.

“Saya membantu secara pribadi agar hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi dan tidak terhambat oleh persoalan administrasi,” tegasnya.

Selain membantu melunasi tunggakan sekolah, Kajati Sugeng juga meminta pemerintah setempat dan unsur terkait untuk terus memberikan perhatian kepada keluarga kedua siswa tersebut. Ia berdiskusi bersama Lurah Simpang IV Sipin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Ketua RT agar keluarga yang bersangkutan mendapatkan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan.

“Kami sudah berdiskusi dengan lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Ketua RT agar keluarga tersebut mendapatkan perhatian serta pendampingan sehingga pendidikan anak-anaknya dapat terus berjalan,” ungkapnya.

Kajati Sugeng menilai peringatan Hari Keluarga Nasional bukan hanya sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan seluruh pihak bahwa keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi penerus bangsa.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bahwa kepedulian, gotong royong, dan perhatian terhadap masa depan anak harus terus dijaga. Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan,” ucapnya.

Sugeng Hariadi berharap semangat solidaritas sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga tidak ada lagi anak yang mengalami hambatan pendidikan akibat persoalan ekonomi.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Kita harus terus meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial agar setiap anak Indonesia memiliki peluang yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kajati Jambi Sugeng Hariadi turut didampingi Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi Dr. Muhammad Husaini, S.H., M.H., Kabag Tata Usaha, serta Kepala Seksi I dan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi.

Kepedulian Kajati Jambi ini menjadi bukti bahwa peran pemimpin tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial masyarakat. Dengan terpenuhinya biaya sekolah dan pengambilan ijazah, kedua siswa tersebut diharapkan dapat kembali melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita mereka.Saya juga mengganti judul agar lebih bernuansa berita dan menonjolkan sisi kepedulian sosial Kajati Jambi.

(Roby Hably)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *