KAMPAR – Di tengah kepanikan warga saat kobaran api melalap lima unit rumah toko (ruko) di kawasan Pasar Atas Bangkinang, Sabtu (6/6/2026), aksi sigap personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kampar menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran proses penanganan musibah tersebut.
Dipimpin oleh Angga bersama personel Dishub Kampar, petugas langsung turun ke lokasi sesaat setelah menerima informasi kebakaran. Dengan kondisi jalan yang dipadati warga dan kendaraan, Dishub bergerak cepat melakukan rekayasa arus lalu lintas guna membuka akses bagi armada pemadam kebakaran menuju titik api.
Sirene mobil pemadam yang bersahut-sahutan menembus keramaian Pasar Atas. Di saat itulah personel Dishub berjibaku mengurai kepadatan kendaraan dan mengarahkan masyarakat menjauh dari area berbahaya agar proses evakuasi berjalan aman dan lancar.
“Kondisi di lapangan cukup padat karena lokasi berada di pusat aktivitas perdagangan. Prioritas kami memastikan jalur mobil pemadam tetap terbuka sehingga upaya pemadaman bisa dilakukan secepat mungkin,” ujar Angga saat berada di lokasi kejadian.
Berkat koordinasi yang baik antarinstansi, sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit armada pemadam milik TNI dapat masuk ke lokasi tanpa hambatan berarti. Langkah cepat tersebut dinilai sangat membantu petugas pemadam dalam mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan lainnya.
Selain mengatur arus lalu lintas, personel Dishub Kampar juga membantu aparat gabungan dalam mengamankan area sekitar lokasi kebakaran. Masyarakat yang berkerumun diminta untuk tetap berada pada jarak aman guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.13 WIB itu menghanguskan lima unit ruko di Pasar Atas, Jalan Sisingamangaraja, Bangkinang Kota. Berdasarkan dugaan sementara, api dipicu oleh korsleting arus listrik dari salah satu bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Respons cepat Dinas Perhubungan Kampar mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran petugas di tengah situasi darurat dinilai mampu menciptakan ketertiban serta mempercepat proses penanganan bencana.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi keadaan darurat. Tidak hanya petugas pemadam kebakaran yang berperan di garis depan, namun juga personel Dishub yang memastikan akses penyelamatan tetap terbuka demi keselamatan bersama.
Di balik padatnya arus kendaraan dan kepulan asap yang menyelimuti langit Bangkinang sore itu, Dishub Kampar membuktikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak mengenal waktu. Ketika keadaan genting terjadi, mereka hadir, bergerak cepat, dan menjadi bagian penting dalam upaya penyelamatan.(*)













