Example 728x250
Kampar

Sungai Kampar Jadi Magnet Ekonomi, Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisata, Kuliner dan UMKM Bangkit

32
×

Sungai Kampar Jadi Magnet Ekonomi, Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisata, Kuliner dan UMKM Bangkit

Sebarkan artikel ini

Bangkinang, Pulau Lawas  – Semangat peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kabupaten Kampar tahun 2026 terus menggema, beriringan dengan suasana hangat Idul Fitri 1447 Hijriah dan tradisi Hari Raya Enam yang menjadi kebanggaan masyarakat Kampar.

Pemerintah Kabupaten Kampar kembali menghidupkan tradisi budaya melalui lomba Pacu Sampan yang digelar meriah di tepian Sungai Kampar, tepatnya di bawah Jembatan Waterfront City Bangkinang, Dusun Kampuong Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, Sabtu (04/04/26).

Sebanyak 23 tim dari berbagai kecamatan turut ambil bagian dalam perlombaan yang sarat nilai budaya tersebut. Riuh sorak penonton dan semangat para peserta menjadi bukti bahwa pacu sampan bukan sekadar olahraga, tetapi juga warisan tradisi yang tetap hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ahmad Yuzar bersama jajaran Forkopimda, Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, Kepala OPD, Camat, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Sungai Kampar memiliki potensi besar yang harus dimanfaatkan secara optimal. Ia menyebut sungai ini bukan hanya sebagai aliran air, melainkan pusat kehidupan masyarakat sejak dahulu.

“Dari dulu hingga sekarang, Sungai Kampar menjadi urat nadi masyarakat—mulai dari aktivitas ekonomi, wisata hingga budaya. Ini harus kita jaga dan kembangkan bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan seperti pacu sampan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM. Keramaian yang tercipta membuka peluang besar bagi sektor kuliner, perdagangan, dan jasa.

Menurutnya, jika dikelola secara serius, kawasan Sungai Kampar dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang menggabungkan wisata sungai, kuliner khas daerah, olahraga air, serta event budaya yang berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi bagian dari strategi membangkitkan ekonomi masyarakat. Wisata hidup, UMKM bergerak, dan budaya tetap lestari,” tambahnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai agar tetap menjadi aset berharga bagi generasi mendatang.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Sungai Kampar diharapkan menjadi “gerbong” utama dalam menarik pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Kampar di tingkat nasional.

 

L/p: isar Topankk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *