TEBO – Perjuangan pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo melalui Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE., MM., bersama Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, SE., M.Si., dalam menjemput bola ke pemerintah pusat kembali membuahkan hasil nyata. Pada 2026, Kabupaten Tebo berhasil mendapatkan 20 dari total 22 titik bantuan irigasi tahap I yang dialokasikan pemerintah pusat untuk Provinsi Jambi, dengan nilai anggaran sekitar Rp34 miliar.
Capaian ini meningkat dibandingkan tahun 2025, ketika Kabupaten Tebo memperoleh 16 titik bantuan irigasi melalui berbagai program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tak berhenti di situ, Pemerintah Kabupaten Tebo kini masih memperjuangkan usulan tahap II sebanyak 60 titik irigasi kepada pemerintah pusat.
Keberhasilan tersebut menegaskan keseriusan Agus-Nazar dalam memperjuangkan pembangunan daerah di tengah keterbatasan kemampuan fiskal APBD. Melalui strategi jemput bola, keduanya aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan pembangunan Kabupaten Tebo mendapatkan dukungan anggaran.
Sektor pertanian menjadi salah satu perhatian utama. Ketersediaan infrastruktur irigasi sangat penting untuk mendukung pengairan lahan, menjaga keberlangsungan musim tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan.
Pada 2025, Kabupaten Tebo memperoleh 16 titik bantuan irigasi melalui tiga program pemerintah pusat. Rinciannya, lima lokasi melalui program SIPURI yang mencakup delapan item pekerjaan, empat titik melalui program Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Balai Wilayah Sungai (BWS), serta tujuh titik melalui program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).
Sementara itu, dari total 22 titik bantuan irigasi tahap I untuk Provinsi Jambi pada 2026, Kabupaten Tebo mendapatkan 20 titik dan Kabupaten Bungo memperoleh dua titik. Dengan demikian, sekitar 91 persen alokasi bantuan tahap I tersebut berada di Kabupaten Tebo.
Di sisi lain, Pemkab Tebo terus memperjuangkan usulan tahap II sebanyak 60 titik irigasi agar semakin banyak kebutuhan pengairan lahan pertanian yang dapat diakomodasi. Usulan ini diharapkan memperluas jangkauan pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi, terutama untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat serta mengoptimalkan potensi lahan produktif di Kabupaten Tebo. Pemerintah daerah terus berupaya agar usulan tersebut mendapat perhatian dan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
Dukungan pembangunan irigasi ini diharapkan memperkuat jaringan pengairan pertanian, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta memberikan manfaat nyata bagi petani. Pemerintah Kabupaten Tebo akan terus memperjuangkan dukungan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur pertanian semakin luas dan berkelanjutan.
Perjuangan Agus-Nazar menjadi bagian dari komitmen untuk terus menjemput peluang pembangunan, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tebo.
(ROBY HABLY)











