PALANGKARAYA – Gerakan Masyarakat Bersama Polisi (GEMASASI) Wilayah Kalimantan Tengah menunjukkan kepeduliannya terhadap personel kepolisian yang bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Melalui aksi berbagi makanan dan masker, GEMASASI hadir memberikan dukungan moril kepada polisi yang berjibaku memadamkan api.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Posko Karhutla Palangkaraya, Selasa (13/10/2026). Bantuan yang diberikan menjadi bentuk perhatian masyarakat kepada para personel yang menjalankan tugas di tengah tantangan penanganan karhutla.
Koordinator GEMASASI Wilayah Kalimantan Tengah, Theodorikus Adri Ambur Kando, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan wujud nyata semangat kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian.
Menurutnya, dukungan kepada polisi tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan besar. Perhatian sederhana, seperti berbagi makanan dan masker, juga memiliki arti penting untuk memberikan semangat kepada personel yang sedang bertugas.
GEMASASI ingin menegaskan bahwa hubungan masyarakat dan polisi bukan hanya tentang bagaimana polisi hadir melindungi masyarakat, tetapi juga bagaimana masyarakat turut hadir memberikan dukungan kepada polisi ketika menjalankan tugas.
Semangat inilah yang menjadi landasan gerakan GEMASASI, yakni membangun kepedulian dua arah agar masyarakat dan kepolisian dapat saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk bencana karhutla.
Melalui kegiatan ini, GEMASASI Wilayah Kalimantan Tengah berharap semangat solidaritas antara masyarakat dan Polri semakin kuat. Penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak agar upaya melindungi masyarakat serta menjaga lingkungan dapat berjalan lebih optimal.
Bagi GEMASASI, polisi tidak boleh merasa berjuang sendirian. Kehadiran masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata bagi mereka yang berada di garis depan menjaga keselamatan bersama.













