Example 728x250
Berita

‎Dinas Pendidikan Tebo Gelar Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

4
×

‎Dinas Pendidikan Tebo Gelar Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

TEBO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) dan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi Kamis (04/06/2026).

‎Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Rahman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejaksaan Negeri Tebo, yakni Kasubsi II Bidang Intelijen Rara Anggraini bersama tim, Kasi Pendidikan, serta para kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Tebo.

‎Selain penyampaian materi sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama para kepala sekolah guna memperkuat pemahaman terkait upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan.

‎Kabid Dikdas Rahman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sosialisasi pencegahan perundungan dan tindak kekerasan di satuan pendidikan, sekaligus penyampaian regulasi terbaru, seperti implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman BSAN.

‎Menurutnya, kebijakan tersebut memperkuat pendekatan promotif dan preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik dari aspek fisik, sosial, maupun budaya sekolah.

‎“Melalui kegiatan ini, kami terus menghimbau kepada seluruh kepala sekolah agar melaksanakan program serta sosialisasi secara berkelanjutan di sekolah masing-masing guna mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan pendidikan,” ujar Rahman.

‎Ia menambahkan, upaya pencegahan menjadi fokus utama agar kasus perundungan maupun bentuk kekerasan lainnya tidak lagi terjadi di sekolah-sekolah wilayah Kabupaten Tebo.

‎“Yang kami utamakan adalah pencegahannya. Harapan kami tentu tidak ada lagi kekerasan, perundungan, maupun tindakan sejenis lainnya di satuan pendidikan Kabupaten Tebo,” tegasnya.

‎Melalui kegiatan sosialisasi ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo berharap seluruh satuan pendidikan dapat semakin aktif membangun budaya sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan.

(ROBY HABLY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *