BANGKINANG KOTA – Kepengurusan baru Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar resmi memulai tugasnya. Arizon dilantik sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Kampar periode 2026-2031 oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Balai Pendopo Rumah Dinas Bupati Kampar, Kamis (11/6/26).
Pelantikan tersebut menjadi tonggak awal bagi kepemimpinan baru BAZNAS Kampar dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kampar.
Selain Arizon sebagai Ketua, turut dilantik empat wakil ketua, yakni Wahid Arbangi sebagai Wakil Ketua I, Abdullah sebagai Wakil Ketua II, Dr. H. Syafruddin sebagai Wakil Ketua III, serta Dr. H. Husni Thamrin sebagai Wakil Ketua IV.
Usai pelantikan, Arizon menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Ia menyebut bahwa penguatan tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel akan menjadi fokus utama kepengurusannya selama lima tahun ke depan.
“Kami siap mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Tugas ini bukan hanya menghimpun zakat, tetapi juga memastikan penyalurannya tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Arizon.
Menurutnya, potensi zakat di Kabupaten Kampar masih sangat besar dan perlu dioptimalkan melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang terstruktur, dana umat dapat disalurkan secara lebih efektif kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tak hanya berfokus pada penyaluran bantuan konsumtif, BAZNAS Kampar juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat penerima manfaat agar lebih mandiri dan memiliki daya saing ekonomi yang berkelanjutan.
Arizon menambahkan, keberhasilan BAZNAS dalam menjalankan perannya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat akan terus diperkuat guna mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama bagi BAZNAS. Oleh sebab itu, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang profesional akan menjadi prioritas kami agar BAZNAS Kampar semakin dipercaya dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dengan kepengurusan yang baru, BAZNAS Kampar diharapkan mampu menjadi lembaga pengelola zakat yang modern, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan sosial yang berkelanjutan di Kabupaten Kampar.
Editor✍️ : isar topankk
Sumber : BAZNAS Kampar













