Example 728x250
Berita

KORBAN HANYUT DI SUNGAI KAMPAR DITEMUKAN, KADES FAJRUL DAN BHABINSA SERKA HELMI ZIKRI IMBAU WARGA TINGKATKAN KEWASPADAAN

5
×

KORBAN HANYUT DI SUNGAI KAMPAR DITEMUKAN, KADES FAJRUL DAN BHABINSA SERKA HELMI ZIKRI IMBAU WARGA TINGKATKAN KEWASPADAAN

Sebarkan artikel ini

KAMPAR – Setelah dilakukan pencarian secara intensif oleh tim gabungan, korban hanyut di Sungai Kampar atas nama Cepi Ahmad Munawar (34), warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akhirnya berhasil ditemukan pada Senin (8/6/26) pukul 18.08 WIB. Korban ditemukan sekitar 4 kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam di kawasan Pulau Kasiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara.

Operasi pencarian melibatkan unsur Polsek Kampar, Basarnas, BPBD Kabupaten Kampar, Tagana, Pemerintah Desa Muara Jalai, TNI melalui Bhabinsa, serta masyarakat yang turut membantu penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar.

Koordinator Tim Pencarian, Jubelsinaga, A.Md, menyampaikan bahwa seluruh unsur yang terlibat bekerja maksimal sejak laporan pertama diterima hingga korban berhasil ditemukan.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 7 personel Basarnas dan 7 personel Tagana yang dipimpin Koordinator Tagana M. Fadli Narlis Artadi diterjunkan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

Di lapangan, Bhabinsa Desa Muara Jalai Serka Helmi Zikri turut aktif membantu proses pencarian bersama tim gabungan sejak hari pertama. Kehadiran Bhabinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam setiap kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah binaannya.

Serka Helmi Zikri bersama aparat desa dan unsur terkait terus melakukan koordinasi selama proses pencarian berlangsung hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Kepala Desa Muara Jalai, Fajrul, S.IP., M.Si, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kampar, Basarnas, BPBD, Tagana, Bhabinsa Serka Helmi Zikri, relawan, dan seluruh masyarakat yang telah membantu proses pencarian. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan sehingga keluarga mendapatkan kepastian,” ujar Fajrul.

Pasca kejadian tersebut, Kepala Desa Muara Jalai bersama Bhabinsa Serka Helmi Zikri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Kampar.

Menurut Fajrul, Sungai Kampar memiliki sejumlah titik dengan kedalaman dan arus yang cukup berbahaya, terutama bagi warga maupun pendatang yang belum mengenal kondisi sungai.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan. Jangan mandi atau berenang di lokasi yang belum diketahui kedalamannya. Orang tua juga diminta mengawasi anak-anak saat berada di sekitar sungai,” tegasnya.

Senada dengan itu, Serka Helmi Zikri mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan faktor keselamatan saat beraktivitas di perairan.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jika melihat kondisi yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada aparat desa atau pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Serka Helmi.

Keberhasilan menemukan korban merupakan hasil sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Tagana, Pemerintah Desa Muara Jalai, relawan, dan masyarakat.

Meski pencarian dihadapkan pada tantangan arus Sungai Kampar yang cukup deras, semangat kemanusiaan dan kerja sama seluruh pihak akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban pada pukul 18.08 WIB.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai serta mengutamakan keselamatan demi mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *