Example 728x250
Kampar

Gemuruh Dayung di Sungai Kampar! 25 Tim Ramaikan Pacu Sampan HUT Kampar ke-76

38
×

Gemuruh Dayung di Sungai Kampar! 25 Tim Ramaikan Pacu Sampan HUT Kampar ke-76

Sebarkan artikel ini

Bangkinang – Semangat sportivitas dan budaya lokal menyatu di tepian Sungai Kampar. Sebanyak 25 tim dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Kampar ambil bagian dalam lomba Pacu Sampan yang digelar meriah di Dusun Kampuong Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, Sabtu (4/4/26).

Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kampar ke-76 ini dipusatkan di bawah Jembatan Waterfront City dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.

Pembukaan lomba dilakukan langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, yang hadir bersama Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Kampar, Kepala Desa Pulau Lawas, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pacu sampan bukan sekadar perlombaan, melainkan warisan budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Kampar, khususnya dalam momen Hari Raya Idul Fitri dan tradisi Hari Raya Enam.

“Tradisi ini harus terus kita jaga dan lestarikan, karena tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya Sungai Kampar sebagai urat nadi kehidupan masyarakat—mulai dari sarana transportasi, sumber ekonomi, hingga potensi wisata dan olahraga tradisional.

Tak hanya menyuguhkan perlombaan yang kompetitif, event ini juga berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat. Deretan pelaku UMKM tampak ramai berjualan di sekitar lokasi, memanfaatkan momen keramaian untuk meningkatkan pendapatan.

Bupati Kampar turut mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, sehingga dapat terus menjadi destinasi wisata unggulan daerah.

“Jaga Sungai Kampar, karena dari sinilah kehidupan masyarakat tumbuh dan berkembang,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana yang juga Plt Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, Helmi, menyebutkan bahwa lomba ini juga menjadi ajang strategis untuk menjaring bibit atlet dayung berbakat.

“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita menemukan potensi terbaik untuk mengharumkan nama Kampar ke depan,” jelasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kompetisi sehat, Pacu Sampan 2026 diharapkan mampu terus menjadi ikon budaya sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat, menuju Kampar yang semakin maju dan sejahtera.

 

L/p: isar Topankk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *