Example 728x250
Berita

Diduga: Pengunduran Diri Kades Balung Jadi Misteri — Pembangunan Mandek, Kini Buka Kafe Dekat Masjid!

74
×

Diduga: Pengunduran Diri Kades Balung Jadi Misteri — Pembangunan Mandek, Kini Buka Kafe Dekat Masjid!

Sebarkan artikel ini

KAMPAR – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar. Kepala Desa Balung, M. Ujud, secara tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya tanpa memberikan alasan yang jelas.

Langkah mendadak ini sontak membuat warga bertanya-tanya — ada apa sebenarnya di balik pengunduran diri sang kades?

Selama hampir dua periode memimpin, warga mengaku tak melihat perubahan di desa kami, ucap-nya.

“Kami heran, uang pembangunan ke mana? Jalan tetap rusak, fasilitas umum tak ada yang baru,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Sabtu (13/10/25).

Menurut sejumlah warga, setiap kali ditanya soal proyek pembangunan, sang kades justru merasa diserang dan tersinggung.

“Kalau kami minta kejelasan soal dana desa, malah dibilang menuduh. Padahal kami cuma ingin tahu,” ungkap warga lainnya dengan nada kecewa.

Namun yang lebih mengejutkan, pasca pengunduran dirinya, M. Ujud justru mendirikan sebuah kafe di rumahnya sendiri.

Ironisnya, lokasi kafe tersebut hanya berjarak sekitar 50 meter dari Masjid Al-Rahman.

Warga pun mulai merasa resah.

“Musiknya keras sekali, padahal dekat dengan masjid. Kami terganggu, apalagi saat waktu sholat,” keluh seorang warga sekitar.

Situasi ini membuat dugaan publik semakin liar. Ada yang menilai pengunduran diri tersebut hanyalah “langkah taktis untuk menghilangkan jejak.”

“Bisa jadi dia mundur biar aman, sebelum ketahuan. Sudah kenyang, lalu pergi begitu saja,”

tuding seorang tokoh pemuda Balung dengan nada curiga.

Kini, masyarakat mendesak pihak kecamatan dan aparat penegak hukum untuk menelusuri alasan sebenarnya di balik mundurnya sang kades, sekaligus memeriksa penggunaan dana desa selama ia menjabat.

Desa Balung yang dulu tenang kini mendadak jadi sorotan publik.

Apakah pengunduran diri ini hanya langkah biasa — atau justru misteri besar yang menutupi aroma penyimpangan di balik kekuasaan desa?

 

📌My. Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *