Tebo – Warga desa muara kilis, kecamatan tengah ilir, kabupaten tebo, jambi, tepatnya didusun tepian napal merasakan resah dan dirugikan dengan adanya keberadaan peternakan babi tanpa izin yang diduga pemilik ber’inisial HM yang mana kegiatan Ini sudah lama berlangsung. Rabu (11/02/2026).
Salah satu warga muara Kilis bernama muhamad menyampaikan, ter’kait keberadaan peternakan babi itu makan getah, menumpahkan getah setahun lalu/lebih sudah sering kali merusak tanaman bahkan juga sudah sering bicara kepada dia/pemilik ternak tapi tidak ditanggapi oleh pemilik ternak sampai sekarang.
Perihal Keberadaan ternak babi ini juga sudah dilaporkan ke pihak RT dan kepala dusun (kadus) sudah lewat dan dikatain/laporkan, dengan dia/pemilik ternak sudah sering dibicarakan namun tidak dihiraukan atau di tanggapi oleh pemilik ternak, juga nyaris terjadi keributan.
Babi itu banyak pak sekitar seratus lebih lah babi itu, jadi getah itu sudah motong habis berserakan oleh babi, “dikata ngga juga”,sampai kami kata kalau ngga dikurung babi ini kami racun, dikurung/masuk kandang lah induknya saja anak nya ngga dikurung. Berserakan juga getah. lah datang juga kesana sampai kekandang itu, ngga juga sampai lah saat ini. kami juga takut keberadaan babi itu. “Ucapnya.
Kami berharap kepada pemerintah dapat menertibkan ternak babi agar tidak merusak tanaman orang dan tidak merugikan kami, kebun milik warga dusun tepian napal desa muara kilis.
Ditempat terpisah pjs kepala desa muara Kilis menyampaikan, kalau laporan itu ngga ada sama saya. memang saya ngga tau, saya kan disini juga baru dan saya belum tau kalau masalah itu jadi untuk sementara saya mohon maaf belum bisa memberi tanggapan. Tutupnya
Ditempat lain camat tengah ilir ansori juga menyampaikan, Sampai saat ini saya baru dengar ter’kait laporan ternakan babi ini, selama ini ngga ada dapat informasi baik dari desa maupun dari peternakan dan masyarakat kami ngga pernah, ngga pernah dapat info itu. Belum pernah kami mendapat laporan baik dari desa maupun masyarakat. “Ucapnya.
Kami akan mencari dulu kebenaran nya yang jelas dalam waktu dekat ini saya akan menghubungi pihak desa dulu, setelah itu baru langkah-langkah apa selanjutnya untuk ditindaklanjuti nanti seperti apa. “Tutupnya. Camat ansori.
(Tim)













