Padang – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) resmi meluncurkan program berkelanjutan pengendalian Indeks Massa Tubuh (IMT) bagi personel yang memiliki berat badan berlebih. Kegiatan ini diawali dengan apel pagi dan pelepasan gerakan jalan kaki bersama di lapangan Mapolda Sumbar, Jumat (10/4/2026).
Program tersebut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan personel Polri, khususnya dalam menurunkan kadar lemak jahat dan meningkatkan massa otot, sehingga mendukung kesiapan fisik dalam menjalankan tugas di lapangan.
Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol. Anissullah M. Ridha, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program ini dirancang sederhana namun tepat sasaran, dengan fokus pada pembentukan pola hidup sehat yang konsisten.
“Atas izin Bapak Kapolda, program IMT ini kita jalankan secara berkelanjutan. Tujuannya jelas, yaitu menurunkan berat badan berlebih yang mengandung lemak jahat serta membentuk tubuh yang lebih sehat dan ideal,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga kesehatan tidak harus dengan cara yang rumit maupun mahal. Melalui kegiatan sederhana seperti jalan kaki yang dilakukan secara rutin, diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kebugaran personel.
“Target kita adalah mengembalikan postur anggota yang sebelumnya memiliki berat badan berlebih menjadi lebih ideal dan proporsional. Program ini wajib diikuti oleh personel yang terdata, dengan jadwal jalan kaki setiap Senin hingga Kamis pukul 14.30 WIB,” tegasnya.
Lebih jauh, Anissullah menegaskan bahwa program ini juga memiliki visi jangka panjang, yakni memastikan seluruh personel tetap dalam kondisi sehat hingga memasuki masa purna tugas.
“Kita ingin anggota tetap sehat dan bugar hingga masa pensiun, dengan kondisi fisik yang tetap terjaga,” tambahnya.
Peluncuran program ini turut melibatkan komunitas olahraga Bintang Sport Community (BSC) sebagai mitra motivasi bagi personel agar konsisten menjalani pola hidup sehat.
Dewan Pembina BSC, Budi Syukur, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya menjaga massa otot, khususnya bagi personel yang telah berusia di atas 40 tahun.
“Memasuki usia 40 tahun ke atas, massa otot akan menurun sekitar satu persen setiap tahun jika tidak dijaga. Jalan kaki adalah olahraga yang paling aman dan efektif, namun tetap perlu diimbangi dengan latihan beban agar kekuatan otot tetap terpelihara,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pola makan memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan program tersebut.
“Mengurangi makan saja tidak cukup, karena bisa menyebabkan penyusutan otot. Asupan protein harus ditingkatkan, misalnya dengan konsumsi telur rebus secara rutin. Kolesterol tidak perlu dikhawatirkan selama diimbangi dengan olahraga teratur,” ungkapnya.
Kegiatan peluncuran ditutup dengan pelepasan gerakan jalan kaki bersama sebagai simbol dimulainya program. Selain aktivitas fisik, peserta juga akan mendapatkan edukasi gizi dari tenaga ahli untuk memastikan hasil yang optimal dan berkelanjutan.
Melalui program ini, Polda Sumbar berharap dapat menciptakan sumber daya manusia Polri yang tidak hanya profesional, tetapi juga sehat, bugar, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.













