Bupati Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi, didampingi Wakil Bupati Gorontalo, Tony Yunus dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur pada Hari Gunung Internasional 2025 Rabu kemarin menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian pegunungan sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat lokal dan daerah sekitarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menyatakan, “Glasir di pegunungan bukan hanya es yang membeku, tetapi sumber air yang sangat vital bagi kebutuhan pangan, air bersih, dan mata pencaharian warga. Kita harus bersama-sama menjaga dan melestarikan pegunungan ini agar keberlangsungan hidup masyarakat tetap terjamin.” terang Bupati Gorontalo. Kamis (12/12/2025).
Tema peringatan tahun ini, “Glaciers matter for water, food and livelihoods in mountains and beyond”, menjadi pengingat bagi seluruh stakeholder akan peran strategis glasir sebagai cadangan air tawar yang menopang kehidupan di kawasan pegunungan dan daerah hilir.
Bupati menambahkan bahwa Kabupaten Gorontalo, yang memiliki wilayah pegunungan luas, sudah melakukan berbagai langkah konservasi dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Kami terus mendorong partisipasi masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga hutan dan sumber mata air pegunungan agar tetap lestari,” ujar Bupati Sofyan Puhi.
Selain itu, Bupati juga mengajak semua pihak meningkatkan kesadaran terhadap dampak perubahan iklim yang dapat mempercepat pencairan glasir dan mengancam ketahanan pangan maupun air di Kabupaten Gorontalo.
“Melalui Hari Gunung Internasional ini, mari kita jaga pegunungan sebagai sumber kehidupan utama kita semua dan warisan bagi generasi mendatang,” tutup Bupati Gorontalo
Peringatan Hari Gunung Internasional di Kabupaten Gorontalo diisi dengan berbagai kegiatan edukasi dan penanaman pohon di kawasan pegunungan sebagai bagian dari upaya nyata pelestarian lingkungan.
( Idrak/T. Vicky )











