Sungai Pinang – Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terasa begitu hangat dan penuh kebahagiaan di tengah keluarga besar agung Prasetyo Momentum yang dinanti-nantikan ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat ikatan kekeluargaan, serta saling memaafkan dengan tulus.
Bertempat di kediaman keluarga di Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, momen kebersamaan terlihat begitu kental. Dengan nuansa busana serba putih yang melambangkan kesucian, keluarga besar berkumpul dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Agung Prasetyo bersama keluarga besar menyampaikan ucapan “Minal Aidzin wal-Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kampar. Ucapan tersebut menjadi simbol harapan agar Idul Fitri kali ini membawa keberkahan, kedamaian, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.
“Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga momentum untuk kembali kepada fitrah, saling memaafkan, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga,” ungkap agung Prasetyo dalam suasana penuh keakraban.
Selain silaturahmi, momen Lebaran ini juga diisi dengan doa bersama, santap hidangan khas, serta berbagi cerita antar anggota keluarga yang jarang bertemu. Tawa dan kebahagiaan pun menghiasi setiap sudut rumah, menciptakan kenangan indah yang tak terlupakan.
Perayaan Idul Fitri keluarga besar agung Prasetyo ini menjadi gambaran nyata bagaimana nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan saling menghormati tetap terjaga di tengah kehidupan modern saat ini.
Dengan semangat Idul Fitri, diharapkan kebersamaan seperti ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk selalu mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
L/p: isar Topankk













