Example 728x250
BeritaPolri

Jumat Barokah Polsek Kampar, AKP Asdisyah: Berbagi Bukan Karena Kaya, Tapi Tahu Rasanya Tak Punya Apa-apa

5
×

Jumat Barokah Polsek Kampar, AKP Asdisyah: Berbagi Bukan Karena Kaya, Tapi Tahu Rasanya Tak Punya Apa-apa

Sebarkan artikel ini

Kampar – Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, Polsek Kampar kembali melaksanakan kegiatan rutin Jumat Barokah dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada warga kurang mampu. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tambusai, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Kegiatan berbagi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursyid, didampingi sejumlah personel Polsek Kampar. Aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Pantauan awak media di lokasi, bantuan sembako yang disalurkan terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, teh celup 2 kotak, telur 1 papan, serta 5 bungkus mi instan. Bantuan tersebut diberikan kepada 39 warga kurang mampu yang berada di wilayah Desa Tambusai.

Kapolres Kampar, AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang, melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Barokah merupakan program rutin Polsek Kampar yang terus dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Pada kegiatan Jumat Barokah kali ini, Polsek Kampar menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada warga kurang mampu di Desa Tambusai. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi yang baik antara Polsek Kampar dan Pemerintah Desa Tambusai,” ujar AKP Asdisyah.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut Polsek Kampar ingin mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus berbagi sedikit rezeki yang bersumber dari para hamba Allah.

“Semoga bantuan yang disalurkan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan hidup sehari-hari warga yang menerima,” harapnya.

Lebih lanjut, AKP Asdisyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Kadang kita memberi atau berbagi itu bukan karena kita kaya, tetapi karena kita tahu bagaimana rasanya saat tidak punya apa-apa,” pungkasnya.

Lp. Indra Castra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *