Example 728x250
Berita

Diamnya Kades, Jawaban Normatif Camat – Dugaan Korupsi Dana Desa Kota Baru Bau Busuknya Kian Menyengat

4
×

Diamnya Kades, Jawaban Normatif Camat – Dugaan Korupsi Dana Desa Kota Baru Bau Busuknya Kian Menyengat

Sebarkan artikel ini

KAMPAR – Drama dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Desa Kota Baru, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, semakin panas. Kepala Desa Kota Baru berinisial IN tetap bungkam meski digempur pemberitaan. Kini giliran Camat Tapung Hilir angkat suara. Namun, pernyataannya bukannya meredakan isu, justru membuat dugaan publik semakin kuat: ada yang ditutupi!

Camat Tapung Hilir mengakui memang telah mencoba menghubungi Kades IN via telepon. Namun jawaban yang diterimanya justru klise dan terkesan cari aman.
“Beliau menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan alur dan ketentuan yang telah diatur,” ujar sang camat.

Sayangnya, klaim normatif tersebut justru bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Sejumlah kegiatan yang dibiayai Dana Desa 2024 ditemukan penuh kejanggalan, bahkan ada yang diduga fiktif dan mark up gila-gilaan.

Ironisnya, Camat Tapung Hilir juga mengaku bahwa fungsi pengawasan kecamatan hanya sebatas administrasi.
“Soal apakah ada kegiatan fiktif atau mark up, itu ranah Inspektorat,” ucapnya.

Pernyataan ini sontak memicu tanda tanya besar: benarkah pengawasan Dana Desa di tingkat kecamatan sebegitu lemah hingga rawan dijadikan bancakan oknum pejabat desa?

Warga pun semakin yakin ada permainan kotor yang sengaja dipelihara. “Kalau semuanya hanya dilempar ke Inspektorat, lalu buat apa ada tim monitoring kecamatan? Jangan-jangan memang ada kongkalikong. Kami rakyat tidak bodoh, uang negara bukan untuk ditelan!” tegas salah seorang warga dengan nada lantang.

Kini bola panas kasus ini bukan lagi sekadar dugaan. Diamnya Kades, jawaban normatif Camat, hingga fakta lapangan yang tercium busuk, semakin memperkuat keyakinan bahwa Dana Desa Kota Baru telah dipermainkan.

Publik menanti: apakah aparat penegak hukum berani turun tangan membongkar borok ini? Atau justru akan tutup mata, membiarkan uang rakyat dirampok di bawah hidung pemerintah?

Satu hal pasti: bau busuk korupsi di Desa Kota Baru sudah tak bisa ditutup-tutupi lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *