BATAM – Program belajar baca AHE terus berkembang dan semakin memperluas jaringan pendidikan dasar. Konsultan AHE Pusat melalui kontak resmi 0811-7708-189 menyampaikan bahwa saat ini telah berdiri sekitar 8.000 tempat layanan AHE yang aktif berjalan di berbagai daerah.
AHE menargetkan perluasan lebih besar hingga 17.000 tempat layanan di lima negara pada tahun 2030 sebagai langkah penguatan literasi anak usia dini.
Buk Neni, perwakilan program AHE, menjelaskan bahwa visi besar ini diperkuat oleh misi peningkatan kemampuan membaca anak sejak dini serta pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga terdidik dan para guru TK maupun guru honorer.
Metode belajar baca AHE dirancang lebih asyik dan mudah diterapkan, dengan tujuan agar anak-anak Indonesia sudah mampu membaca ketika memasuki kelas satu.
Selain itu, AHE membuka peluang tambahan penghasilan bagi guru dan ibu rumah tangga yang ingin membuka layanan AHE dari rumah. Program ini juga menyediakan skema kerja sama untuk lembaga bimbingan belajar yang sudah berjalan.
Buk Neni menegaskan bahwa pertumbuhan AHE yang telah mencapai ribuan titik layanan menjadi modal kuat untuk ekspansi ke luar negeri dalam beberapa tahun ke depan.
✍️Isar Topankk













