Example 728x250
Berita

Di Tengah Kenaikan Harga Bahan Pokok, Warung Ikhlas Pekanbaru Tetap Pertahankan Harga Lontong Rp10 Ribu

4
×

Di Tengah Kenaikan Harga Bahan Pokok, Warung Ikhlas Pekanbaru Tetap Pertahankan Harga Lontong Rp10 Ribu

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit dan kenaikan harga sejumlah bahan pokok, Warung Ikhlas yang berlokasi di kawasan Kampus Persada Bunda, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, tetap mempertahankan harga lontong sebesar Rp10.000 per porsi.

Warung milik Bapak Indra ini telah beroperasi selama kurang lebih 20 tahun dan menjadi salah satu tempat sarapan favorit masyarakat di sekitarnya.

Warung Ikhlas yang buka setiap pagi tersebut menyediakan menu sarapan dengan lontong sebagai menu andalannya. Meski harga bahan pokok mengalami kenaikan, Indra tetap berupaya menjaga harga agar bisa dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

“Harga masih standar dan disesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini. Alhamdulillah, masih bisa terjangkau oleh masyarakat,” kata Indra saat ditemui pada Kamis (5/11/2026), di kawasan Kampus Persada Bunda, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Menurut Indra, lontong masih menjadi menu favorit pelanggan yang datang untuk sarapan. Pelanggannya pun berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Selama dua dekade menjalankan usaha, Warung Ikhlas mampu tetap bertahan di tengah persaingan usaha kuliner dan kenaikan harga bahan pokok. Konsistensi dalam menjaga cita rasa, kualitas makanan, serta pelayanan menjadi salah satu kunci keberlangsungan usaha tersebut.

Saat ditanya mengenai harapan dan motivasi ke depan, Indra menyampaikan keinginannya agar Warung Ikhlas semakin ramai dikunjungi pelanggan.

“Harapannya, pelanggan tetap ramai dan pelayanan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan tetap mempertahankan harga lontong Rp10.000 serta menjaga kualitas rasa dan pelayanan, Indra berharap Warung Ikhlas dapat terus menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati sarapan pagi dan bertahan hingga tahun-tahun mendatang.

Narasumber Villia indriani

Pawarta Iskandar Chaniago

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *