Example 728x250
BeritaPemerintahTebo

Kadis Dikbud Tebo : Ungkap Usulan Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 Diterima Dan Disetujui

7
×

Kadis Dikbud Tebo : Ungkap Usulan Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 Diterima Dan Disetujui

Sebarkan artikel ini

TEBO – Seluruh usulan revitalisasi sekolah yang diajukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, sebanyak 90 pengajuan telah diterima dan disetujui secara bertahap oleh pemerintah pusat.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Tebo, Haryadi, saat dikonfirmasi pada Kamis (21 Mei 2026).

Menurut Haryadi, dari keseluruhan usulan yang disetujui tersebut, terdapat tiga perwakilan sekolah yang dipanggil dan diundang untuk mengikuti kegiatan khusus. Rinciannya, dua sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari wilayah Rimbo Bujang dikirim ke Jakarta, dan satu sekolah Menengah Pertama (SMP) dikirim ke Palembang.

“Mungkin di sana nanti akan ada pencerahan atau diberikan pendidikan dan pelatihan (Diklat) semacam TKS yang melibatkan kepala sekolah,” ujar Haryadi.

Secara rinci, dari 90 sekolah yang mendapatkan persetujuan revitalisasi, usulan terdiri dari 18 lembaga PAUD, 56 Sekolah Dasar (SD), 15 SMP, dan satu unit Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Haryadi menegaskan bahwa seluruh usulan ini merupakan program rehabilitasi berat, dengan skala pengerjaan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Semua yang diusulkan ini adalah rehab berat. Hanya saja ukuran gedung yang dibangun ada yang kecil dan ada yang besar, semuanya tergantung kondisi tanah dan kebutuhan di lokasi masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut, Haryadi menginformasikan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan kembali memanggil pihak sekolah yang telah ditetapkan menerima program revitalisasi untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan lanjutan. Hal ini dilakukan guna mempersiapkan pengelolaan dan pengawasan pembangunan agar berjalan sesuai rencana.

“Usulan dari kita sudah turun persetujuannya. Saat ini baru tahap awal pengiriman perwakilan ke Jakarta dan Palembang, nanti akan ada langkah selanjutnya bagi seluruh sekolah penerima manfaat ini,” pungkas Haryadi.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *