Jakarta, 25 April 2026 – Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI), Charles Gilbert, menyampaikan apresiasi kepada Sufmi Dasco Ahmad atas kebijaksanaannya dalam menangani dan menjembatani permasalahan yang dialami umat Katolik, khususnya terkait kasus dana umat Paroki Aek Nabara.
Dalam keterangannya, Charles menilai langkah yang diambil Dasco sebagai bentuk kepemimpinan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat. Ia menyebut keterlibatan Dasco dalam memfasilitasi komunikasi antara pihak gereja dan Bank Negara Indonesia menjadi titik terang dalam penyelesaian persoalan tersebut.
“BEM Kristiani Seluruh Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Sufmi Dasco Ahmad atas kebijaksanaan dan kepeduliannya dalam menjembatani persoalan yang dihadapi umat Katolik. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar Charles.
Menurutnya, kasus ini tidak hanya menyangkut persoalan keuangan, tetapi juga menyentuh aspek kepercayaan publik terhadap institusi perbankan dan rasa keadilan bagi umat yang terdampak.
Charles menambahkan bahwa langkah mediasi yang dilakukan Dasco telah membantu meredakan keresahan umat sekaligus mendorong terciptanya solusi yang lebih cepat, transparan, dan berkeadilan.
“Kami berharap komitmen yang telah dibangun dapat terus dijaga, termasuk dalam memastikan pengembalian dana umat serta penegakan hukum terhadap oknum yang bertanggung jawab,” lanjutnya.
Lebih jauh, BEM KSI menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan di sektor perbankan guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang, terutama yang menyangkut dana lembaga keagamaan.
Sebagai organisasi mahasiswa yang mewakili aspirasi umat Kristiani di Indonesia, BEM KSI menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu keadilan sosial dan mendorong peran aktif negara dalam melindungi masyarakat.
“Kami percaya, kepemimpinan yang bijaksana dan responsif seperti ini akan memperkuat kepercayaan publik serta menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa,” tutup Charles.













