Bangkinang – Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Jumat (24/4/2026). Wakil Bupati Kampar tampil sederhana dengan mengendarai sepeda motor menuju kantor, sebagai bagian dari program inovatif bertajuk “Jum’at Hemat Energi.”
Langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menekan konsumsi energi, mengurangi emisi, sekaligus mendorong perubahan pola hidup yang lebih sederhana dan ramah lingkungan.
Dengan meninggalkan kendaraan dinas roda empat, Wakil Bupati ingin memberikan contoh langsung kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil.
“Penghematan energi itu tidak harus dimulai dari hal besar. Cukup dari kebiasaan sederhana, seperti memilih kendaraan yang lebih efisien, dampaknya sudah sangat berarti,” ungkapnya.
Program “Jum’at Hemat Energi” juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kampar dalam meningkatkan efisiensi anggaran daerah. Selain menekan penggunaan bahan bakar, kebijakan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim.
Tidak hanya berhenti pada aksi individu, gerakan ini dirancang menjadi budaya baru di lingkungan pemerintahan. ASN diimbau untuk ikut berpartisipasi dengan langkah serupa, baik melalui pengurangan penggunaan listrik, kendaraan operasional, hingga penerapan pola kerja yang lebih hemat energi.
Semangat yang dibangun pun lebih luas: menciptakan Kampar yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga berkelanjutan secara lingkungan.
Dengan inovasi sederhana namun berdampak ini, Pemerintah Kabupaten Kampar menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga keteladanan nyata di lapangan.













