Example 728x250
Kampar

Warung Sate Porak Poranda Diterjang Puting Beliung di Padang Mutung, Warga Panik Berhamburan

9
×

Warung Sate Porak Poranda Diterjang Puting Beliung di Padang Mutung, Warga Panik Berhamburan

Sebarkan artikel ini

KAMPAR – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Senin sore (6/4/2026), berubah menjadi bencana. Sebuah warung sate di Dusun Simpang Kare hancur porak poranda setelah diterjang angin puting beliung sekitar pukul 16.30 WIB.

Warung milik Nursyamsidar Wati (41) yang sehari-hari menjadi tempat mencari nafkah itu tak mampu bertahan dari terjangan angin. Dalam hitungan menit, bangunan sederhana tersebut luluh lantak.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid menjelaskan bahwa kerusakan cukup parah terjadi pada bagian atap dan gerobak jualan.

“Atap seng warung terangkat dan beterbangan, sementara gerobak kayu milik korban juga terbalik akibat kuatnya angin,” jelas AKP Asdisyah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini meninggalkan trauma bagi warga sekitar yang sempat panik saat angin datang secara tiba-tiba.

Salah seorang warga setempat, Rudi (38), mengaku suasana saat itu begitu mencekam.

“Anginnya datang tiba-tiba, kencang sekali. Kami dengar suara gemuruh, lalu lihat atap warung sudah beterbangan. Kami langsung lari menyelamatkan diri,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Siti Aminah (45) yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.

“Baru kali ini anginnya sekencang ini di sini. Takut sekali, apalagi lihat warung itu sampai hancur begitu. Kami khawatir kalau rumah kami juga kena,” tuturnya.

Pasca kejadian, personel Polsek Kampar bersama warga langsung turun tangan melakukan gotong royong membersihkan puing-puing dan memperbaiki bagian bangunan yang masih bisa diselamatkan.

Pihak kepolisian juga kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, mengingat cuaca ekstrem belakangan ini kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Kami menghimbau masyarakat agar tetap waspada. Jika terjadi angin kencang atau hujan lebat, segera cari tempat aman,” tambah AKP Asdisyah.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa cuaca ekstrem dapat datang kapan saja. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalisir dampak yang lebih besar.

 

L/p: isar Topankk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *