Example 728x250
Berita

ANEH! Penggerebekan 160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pergudangan Avian Pekanbaru Senyap Tanpa Terungkap Siapa Tersangka Utama

4
×

ANEH! Penggerebekan 160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pergudangan Avian Pekanbaru Senyap Tanpa Terungkap Siapa Tersangka Utama

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru – Pasca penggerebekan jutaan rokok tampa pita cukai resmi/ ilegal disebuah Pergudangan Avian, blok H nomor 2 ,Jalan Siak II, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau.

Publik kini masih mempertanyakan kelanjutan proses hukum dari hasil penangkapan tersebut. Jumat (27/2/2026)

Saat tim investigasi awak media melakukan pemantauan dan menggali informasi lanjutan terkait penggerebekan tersebut, sampai saat ini, tim investigasi awak media belum mendapatkan kelanjutan proses hukumnya, bahkan pada pemburu berita (wartawan), yang awalnya gencar melakukan pemberitaan, saat ini terkesan tidak lagi ada yang memberitakan nya lagi.

Padahal, pada saat itu pengerebek dilakukan oleh dirjen Bea Cukai pusat yang mana dalam pengerebek tersebut melibat beberapa instansi Negara yang ikut hadir dan menyaksikan pengeberek tersebut.

Dalam penggerebekan tersebut Bea Cukai Pusat dan unsur TNI-Polri, berhasil menangamankan tiga orang, namun publik menyayangkan belum ada kelanjutan proses hukum (status tersangka) dari penggerebekan tersebut dan bahkan terkesan senyap.

Sejumlah merek rokok ilegal yang diamankan dalam pengungkapan ini antara lain Manchester, HD Gold White, Londres, Vivo Mind, HD Bold Extra Sensation, dan Mer C. Sebanyak 160 juta batang rokok berbagai merek dengan nilai ditaksir Rp300 Milliar diamankan.

Tak lama berselang, dilansir dari beberapa pemberitaan yang beredar ditengah masyarakat, Kepala Bea Cukai Pekanbaru akhirnya dicopot dari jabatannya, yang aneh nya aktor intelektual atau pemilik rokok tersebut sampai saat ini masih misterius.

Kinerja APH setempat justru menuai sorotan, dan masyarakat menilai mafia rokok illegal ini menguasai instansi daerah sehingga belum ada penetapan tiga orang status tersangka dari pengerebekan gudang rokok illegal tersebut serta APH belum menyebutkan siapa pemilik dari jutaan rokok ilegal tersebut sampai saat ini, ini ada apa?

Masyarakat juga berasumsi, banyak nya oknum besar yang sudah menerima aliran dana dari bos rokok, sehingga adanya pengalihan sorotan kasus di tengah – tengah masyarakat.

Hal ini menambah catatan hitam kinerja APH di Provinsi Riau, dan mungkin Presiden RI Jendral Prabowo Subianto dan Mentri Keuangan Purbaya, belum mengetahui hal ini, untuk itu tim awak media ini berharap agar masyarakat tetap mengawal perkembangan kasus ini, jangan sampai lengah karena sudah jelas negara dan para pengusaha rokok yang legal telah dirugikan.

Sampai berita ini diterbitkan, tim investigasi awak media ini belum mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak terkait, dan masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait, agar pemberitaan yang terbit lebih berimbang dan tidak tendensius…

Bersambung …. (Tim*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *