Example 728x250
Berita

Diduga Dibekingi Oknum, Aktivitas Somel Ilegal di Inhil Masih Beroperasi, Publik Minta Kapolri Bertindak Tegas, Presiden Prabowo Dimohon Turun Tangan

31
×

Diduga Dibekingi Oknum, Aktivitas Somel Ilegal di Inhil Masih Beroperasi, Publik Minta Kapolri Bertindak Tegas, Presiden Prabowo Dimohon Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Inhil – Pasca terbitnya pemberitaan pertama terkait dugaan aktivitas sawmill (somel) kayu ilegal di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, yang diduga dimiliki oleh seorang pria bernama Sutaji alias Mas Taji, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.

Alih-alih menunjukkan itikad kooperatif, respons dari pihak yang diduga sebagai pemilik somel justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah publik. Sikap tersebut dinilai seolah menunjukkan rasa kebal hukum, sehingga semakin menguatkan dugaan adanya oknum tertentu yang diduga membekingi aktivitas pengolahan kayu ilegal tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, aktivitas pengolahan kayu di lokasi somel tersebut masih terus berlangsung hingga saat ini. Upaya konfirmasi yang dilakukan, baik melalui sambungan telepon maupun kunjungan langsung ke lokasi, tidak pernah membuahkan hasil yang jelas. Penanggung jawab usaha kerap disebut tidak berada di tempat dengan berbagai alasan.

Tak hanya itu, kinerja aparat penegak hukum di tingkat lokal, khususnya Kapolsek setempat, turut menjadi sorotan. Pasalnya, meskipun pemberitaan awal telah beredar luas dan menjadi perhatian publik, belum tampak adanya langkah konkret seperti pengecekan lapangan, penyelidikan terbuka, maupun tindakan penegakan hukum lainnya. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa aparat setempat terkesan tutup mata terhadap dugaan praktik illegal logging tersebut.

Situasi tersebut memicu keresahan masyarakat dan dinilai mencederai rasa keadilan. Praktik illegal logging bukan hanya merupakan pelanggaran hukum serius, tetapi juga berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan, hilangnya fungsi hutan, serta menimbulkan kerugian negara dalam jumlah yang tidak sedikit.

Atas dasar itu, masyarakat bersama insan pers secara tegas meminta Kapolri untuk mengambil langkah nyata dan menindak tegas praktik illegal logging yang diduga terjadi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Selain itu, evaluasi terhadap kinerja aparat penegak hukum di tingkat bawah dinilai perlu dilakukan guna memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional dan tanpa pandang bulu.

Lebih lanjut, masyarakat juga menyampaikan harapan besar kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, agar berkenan memerintahkan jajaran terkait untuk menangani secara serius dan menyeluruh kasus illegal logging yang kian marak di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan dinilai sangat penting untuk menjaga kelestarian hutan, melindungi kepentingan negara, serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Hingga berita lanjutan ini diterbitkan, pihak yang diduga sebagai pemilik somel maupun aparat terkait belum memberikan klarifikasi resmi kepada awak media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *