Bangkinang – Kota Bangkinang berubah menjadi pusat adrenalin akhir pekan ini. Kejurda Dragrace W2 Tapak Lapan Satlantas Polres Kampar yang digelar dua hari penuh, Sabtu – Minggu, meledak dengan antusiasme publik. Ajang resmi yang berlangsung di Jalan Ahmad Yani itu tidak hanya meriah, namun mencetak sejarah sebagai salah satu event Dragrace dengan peserta terbanyak di Kampar tahun ini 2025.
Sejak bendera start dikibarkan, suara deruman mesin memenuhi udara. Ribuan mata tertuju ke lintasan 400 meter yang menjadi arena adu nyali dan skill para rider. Namun yang tak diprediksi panitia: peserta dan penonton membludak hingga menyebabkan lomba berlanjut sampai malam hari. Minggu (30/11/25).
Gelombang pembalap berdatangan dari berbagai kabupaten se-Kampar hingga luar provinsi. Setiap kelas dipenuhi. Banyak yang rela menunggu antrean panjang demi bisa menurunkan motor di lintasan.
“Peserta luar biasa banyak, jauh di atas ekspektasi. Bahkan beberapa kelas harus ‘over time’ sampai malam,” ujar salah satu panitia sambil menjelaskan bahwa peminat Dragrace tahun ini benar-benar mencetak rekor.
Lampu-lampu portable dinyalakan, suara marshal dan panitia menggema, dan sorakan penonton semakin membara meski malam mulai turun.
Meski gelap mulai menyelimuti Bangkinang, ribuan penonton enggan pulang. Mereka tetap memadati sepanjang jalur Ahmad Yani untuk menyaksikan duel-duel panas di lintasan lurus. Banyak pembalap muda tampil agresif, memaksa motor bekerja dalam performa terbaiknya.
Setiap detik menjadi tarikan emosi; start, wheelie, geser jalur, hingga melesat menembus garis finish.
Lonjakan massa yang besar membuat pihak Kepolisian dan TNI menyiagakan pengamanan berlapis. Arus penonton diatur, akses jalur steril dijaga ketat, dan potensi gangguan diminimalkan.
“Alhamdulillah Kejurda W2 Tapak Lapan berjalan sangat kondusif. Polisi dan TNI turun penuh untuk memastikan keamanan dari pagi hingga malam,” tutur panitia.
Di luar arena, pedagang makanan, merchandise, dan bengkel-bengkel kecil kebanjiran pembeli. Event besar ini bukan hanya memacu adrenalin, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal.
Warga berharap Kejurda Dragrace Kampar bisa menjadi agenda rutin, bahkan naik kelas menjadi event regional dengan skala lebih besar.
✍️Isar Topankk













